Program Studi S1 Pendidikan Ekonomi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tanjungpura melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) menyelenggarakan program bertajuk “Penguatan Literasi Keuangan bagi Guru Ekonomi Kota Singkawang” pada Senin, 19 Mei 2025, bertempat di Aula SMK Negeri 2 Kota Singkawang. Kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi nyata FKIP UNTAN dalam meningkatkan kompetensi guru ekonomi, khususnya dalam bidang literasi keuangan dan pasar modal.
Kegiatan PKM ini diikuti oleh 36 guru ekonomi dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SMP, SMA, hingga SMK, baik negeri maupun swasta di wilayah Kota Singkawang. Peserta direkrut melalui koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Singkawang serta undangan resmi kepada sekolah-sekolah mitra. Pemilihan SMK Negeri 2 Singkawang sebagai lokasi kegiatan dilakukan untuk memperkuat sinergi dengan sekolah mitra sekaligus memudahkan akses bagi peserta.

Sebelum pelaksanaan kegiatan, tim PKM melakukan survei awal terhadap calon peserta. Hasil survei menunjukkan bahwa meskipun guru menguasai kurikulum ekonomi, masih terdapat variasi tingkat literasi keuangan. Hanya sekitar 30% guru yang merasa percaya diri membahas pasar modal, dan 65% belum pernah menggunakan aplikasi investasi daring. Temuan ini menjadi dasar dalam penyusunan dan penyesuaian materi pelatihan.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan sambutan Kepala SMK Negeri 2 Singkawang, dilanjutkan dengan pre-test, sesi materi inti, diskusi interaktif, serta post-test dan evaluasi. Pre-test berupa kuis tertulis menunjukkan tingkat pemahaman awal peserta yang masih relatif rendah, dengan skor rata-rata 48,2 dari skala 100.
Sesi materi inti disampaikan dalam bentuk workshop interaktif oleh narasumber ahli dari PT Bursa Efek Indonesia (IDX) Kalimantan Barat. Materi yang disampaikan meliputi pengantar literasi keuangan, perencanaan keuangan pribadi, pengelolaan utang dan risiko, edukasi pasar modal (saham, obligasi, dan reksa dana), serta pencegahan investasi ilegal dan pinjaman daring ilegal. Narasumber juga memaparkan perkembangan investor ritel di Indonesia, khususnya di Kalimantan Barat, yang menunjukkan tren peningkatan signifikan.

Diskusi dan tanya jawab berlangsung sangat aktif. Para peserta mengajukan berbagai pertanyaan terkait investasi dengan modal terbatas, perbedaan instrumen investasi, hingga cara menghindari penipuan investasi bodong. Salah satu peserta, Ibu Siti (Guru SMA Negeri 1 Singkawang), menyampaikan bahwa kegiatan ini membuatnya lebih memahami cara memilih produk investasi yang aman sesuai dengan profil risiko.
Hasil post-test menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan, dengan skor rata-rata naik menjadi 85,7. Selain itu, hasil kuesioner menunjukkan respons yang sangat positif: seluruh peserta menilai materi relevan dan bermanfaat, mayoritas merasa lebih percaya diri mengajarkan literasi keuangan di kelas, serta menunjukkan minat untuk mulai merencanakan keuangan dan membuka rekening efek.
Sebagai luaran kegiatan, tim PKM berhasil menyusun dan mendistribusikan modul pembelajaran literasi keuangan yang dilengkapi dengan contoh kasus lokal. Selain itu, 12 guru peserta berhasil menyusun draf Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang mengintegrasikan literasi keuangan sebagai bagian dari portofolio pelatihan.
Sebagai bentuk keberlanjutan program, di akhir kegiatan dibentuk Forum Diskusi Praktisi Literasi Keuangan Guru Ekonomi Kota Singkawang yang difasilitasi melalui grup WhatsApp. Forum ini diharapkan menjadi wadah berbagi informasi, strategi pembelajaran, serta pembaruan isu-isu keuangan terkini.
Secara keseluruhan, kegiatan PKM ini berjalan dengan sukses dan mencapai tujuan yang ditetapkan. Kolaborasi antara FKIP UNTAN, PT Bursa Efek Indonesia Kalimantan Barat, dan sekolah mitra terbukti efektif dalam meningkatkan literasi keuangan guru ekonomi. Program ini diharapkan dapat menjadi model pengabdian berkelanjutan serta berkontribusi dalam peningkatan kualitas pembelajaran ekonomi di sekolah.
Tinggalkan Balasan